Senin, 04 Juli 2011

Minggu Terakhir Menjadi Siswa Kelas Sepuluh

Hatiku sedih, Hatiku Gundah,

Tak ingin pergi berpisah..

Hatiku bertanya, Hatiku Curiga,

Mungkinkah ku temui kebahagiaan

Seperti DISINI…

Sepenggal lagu yang aku kira sangat pantas untuk melukiskan semua kegalauan ini.

Tak kusangka kawan, masa indah yang begitu menakjubkan itu akan BERAKHIR!! Masa dimana semua keceriaan, canda tawa, cinta, persahabatan, konflik, permusuhan semuanya kita mulai..

Kita hidup tumbuh dan berkembang. Teman bertambah, lantas berkurang. Dunia sepi menjadi sesak, inflasi terjadi. Setiap pertemuan, pasti ada perpisahan. Itulah hidup, Selalu datang dan pergi, semuanya terus berganti dan berputar.

Kadang apa yang terjadi tak sesuai dengan harapan, tapi walaupun demikian realita dunia kehidupan tak sekejam dunia kata-kata yang selalu bisa melebihkan makna. Kita terkadang takut untuk menghadapi hal yang baru. Kita terkadang enggan meninggalkan kisah dimasa lalu. Padahal tidak selamanya yang kita anggap baik itu baik. Dan tidak selamanya apa yang kita anggap buruk itu buruk. Begitupun sebaliknya. Hidup ini penuh tantangan yang akan menjadikan kita semakin kuat dalam persaingan.

Menjadi siswa kelas X adalah masa terindah dalam hidup kita. Hampir setahun, kita menjalani setengah dari perjalanan kehidupan ini bersama-sama. Tak terasa waktu bergulir begitu cepat. Sampai-sampai kita lupa, hari-hari itu akan berlalu dengan kata PERPISAHAN.. Semua kenangan itu akan tenggelam, semua keceriaan itu akan hilang, Semua keakraban itu akan berubah menjadi kecanggungan. AKANKAH SEMUA KITA RASAKAN SETELAH HARI PERPISAHAN ITU TIBA???? (tanyakan pada diri anda)

Setahun kita jalani kerasnya kehidupan bersama. Kita jalani semua tantangan, keraguan, kegetiran, kebahagiaan, keceriaan. SEMUANYA KITA JALANI. Tanpa terasa goresan-goresan mulai membekas di hati. Air mata mulai bercucuran. Kesenangan berganti jadi sebuah kepiluan. Tanpa kita sadar semua yang kita lakukan, mulai saling menyakiti perasaan, mulai mencabik-cabik sanubari yang terdalam, mulai merobek semua kenangan. Dan mulai menghancurkan semua harapan.. itulah yang terjadi. Konflik itu datang. Pertemanan jadi permusuhan. Sahabat hancur berantakan. Teman tak pernah dihiraukan keberadaannya. Terkadang sahabat sering kali terasa seperti orang lain. Tapi orang lain terasa seperti sahabat sendiri. DAN ITULAH YANG TERJADI DALAM DUNIA KECIL KITA.

Ketika konflik itu datang, kita lupa bahwa kita adalah suatu kesatuan yang harus bersatu dalam kondisi apapun. Ketika masalah datang, kita lupa bahwa kita semua adalah sahabat yang harus slalu menjaga, melindungi., yang harus slalu jadi tempat bersandar satu sama lainnya. TAPI KEEGOISAN MERUBAH SEMUANYA..

Kita sering kali menuntut sahabat kita menjadi apa yang kita inginkan!! Kita sering kali menuntut seseorang untuk berubah. TAPI PERNAHKAH KITA BERFIKIR , UNTUK MERUBAH DIRI KITA. Selama ini kita hanya menilai diri kita dengan menggunakan kacamata pribadi, tapi pernahkah kita berfikir untuk menilai diri kita dengan menggunakan kacamata orang lain?? (ask yourselves)

Kawaan,

Disini tak ada niat saya untuk mengajari, tak ada niat saya untuk menyombongkan apa yang saya miliki. Tak ada niat saya untuk tampil dan merasa so’ benar sendiri. Tapi saya hanya ingin berbagi. Berbagi akan hal yang sering kita alami dalam hidup.

Sahabat itu menerima, memahami, menasihati menjadi sandaran, menjadi panutan, hingga akhirnya menjadi bagian dalam hidup kita. KITA SEMUA ADALAH SAHABAT. Tak banyak harapan saya, saya hanya ingin semuanya dapat saling menjaga persahabatan ini. TANPA MEMBEDA-BEDAKAN SATU SAMA LAIN. PERPISAHAN BUKAN AKHIR DARI KISAH PERSAHABATAN XAPAT.. Ini adalah awal tantangan untuk MENGUJI sejauh mana PERSAHABATAN INI KITA BINA..!!!!

Rabu, 08 Juni 2011

tanggal 10 Juni 2011 Trinaldi pulang dari turki..
Hatiku serasa teriris,
air mataku mengalir deras tak terhingga..
dadaku sesak atas kepenatan cinta ini..

Cinta pertama yang harus kandas..
Tidakk..!! tidak pernah kandas tapi menyiksaa..!!
Menyiksa hari-hariku, merubah keyakinanku, menghilangkan harapan..
Dan menggantungkan mimpi yang tak pernah pasti...!!!
Begitulah letupan perasaanku, padanya..

Aku ingin sekali bisa datang kerumahnya, walaupun hanya sekedar bertanya??
Aku ingin jujur atas perasaan ini, perasaan yang kupendam 7 tahun lamanya,,
Perasaan yang menyesatkan hatiku, 7 tahun lamanya kawan????
Bisakah kau bayangkan itu semua??? 7TAHUN???

Selama itu ku coba untuk bertahan dengan kepahitan ini,
Selama ini ku tegar dengan apapun yang terladi..
Selama ini pula ku tutup rapat hati ini, hanya demi cinta semu yang tak pernah dapat kunikmati.
Aku hanya ingin jujur tentang ini semua, walaupun rasanya tak ada lagi.
Bahkan mungkin tak pernah ada KESEMPATAN itu untuk ku..

Sekarang biarkanlah aku bertahan dalam hari-hari yang tak pasti..
Hari-hari yang tak pernah aku harapkan untuk adaaa..
HAri-hari atas kepastian mimpi yang tak pernah nyata,,
Sekarang biarkanlah aku lepaskan semuanya ituuu, dalam kesemuan mimpi-mimpi itu..