Tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu
tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu
tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu
1989
(Hujan Bulan Juni – hal. 90)
http://bektipatria.wordpress.com/2011/06/11/hujan-bulan-juni-sebuah-tafsiran-singkat/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar