Rabu, 20 Juni 2012

my story PART 1

Aku fikir kamu berbeda.. 

Dibalik kebaikanmu, senyumanmu..

TERNYATA..

Ada racun pahit didalamnya..


Ketika hari dimana aku ungkapkan perasaan itu, kau tak tahu.. betapa bahagianya hatiku. Tak tahukah kau bahwa hari itu hari paling bahagia dihidupku??

Sebagian mungkin mulai merasa aneh atas apa yang aku lakukan. Aku seorang wanita bisa mengalahkan rasa malu dan egoku untuk mengungkapkan perasaan ini padanya. Seorang lelaki biasa yang penuh dengan kekurangan, dan kelebihan yang menakjubkan hatiku..

Sudah hampir 8 tahun aku pendam perasaan ini untuknya. Rasanya jarum jam sekalipun sudah enggan melihatku terdiam menunggu dia menyadari keberadaanku. Sampai suatu hari kecemburuanku muncul dan menyibakkan semua rasa dan logikaku.

Wanita mana yang bisa tegar?? Ketika dia harus bertahan dengan cinta yang semu? Wanita mana yang bisa kuat disaat dia dalam pendirian yang kukuh untuk bertahan, seseorang dengan mudah meluapkan isi hatinya lewat situs anggrek biru tentang perasaannya pada lelaki yang ditunggunya?? Wanita mana yang mampu tersenyum, ketika mendengar seseorang berkata "Miss You" pada pria yang dia dambakan? 

Akuu?? Hanya gadis biasa, yang mencintai dengan cara yang biasa.. Tak akan sanggup bertahan terlalu lama ! Aku manusia, ingin belajar dicintai dan mencintai. Meskipun tak sesempurna yang aku harapkan..

Entah dari mana ide itu muncul, dengan tetesan air mata yang berjatuhan bagaikan rintik-rintik hujan yang tak henti-hentinya mengalir.. Ku ungkapkan perasaan itu lewat sebuah mesej singkat di jejaring sosial.. Perasaan cemburu yang membabi buta, mengalahkan logikaku. Aku KALAH. Perasaan menguasai kepalaku. Otakku terhenti untuk berfikir lebih jernih. Dan dengan mudahnya, tanganku menuliskan kata" singkat yang tak pernah aku duga sebelumnya. 

"Assalamu'alakum wr.wb.. Maaf ganggu, tapi aku cuman mau bilang aja, That you're my first love. And I still have the same feel now" 





Tiba-Tiba dalam beberapa detik kemudian kata-kata itu meluncur bagaikan roket yang mulai lepas landas ke udara. Terpantul melalui gelombang satelit yang ada, melewati jaringan-jaringan pemancar yang ada. Sampai tiba pada alamat yang dituju.



Kamis, 14 Juni 2012

Kini tiba dipenghujung waktu..
aku akan pergi..
Pergi meninggalkan memori kelas 11 ku..

Tak terasa, waktu menyibak terlalu cepat.. bak angin sepoy yang datang lantas menghilang..
Aku sndiri termenung di penghujung waktuku,
Mengukir setiap kisah, Membuka lembaran lama yang penuh goresan.

Aku tersenyum pada hidupu,
meski terkadang ada kepalsuan dalam senyuman..
aku meratapi memoriku, dia kesepian..
Masih sama kesepiannya seperti saat pertama dia datang..

Tak ada yang berubah dari waktuku, hanya goresan-goresan kesedihan yang tersisa..
Tawa, canda, kebahagiaan semua menguap dengan cepatnya..
Tak ada yang tersisa selain air mata..

Senin, 11 Juni 2012

AKU INGIN

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan api kepada kayu
yang menjadikannya abu…
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan
yang menjadikannya tiada…

Jumat, 08 Juni 2012

Hujan Bulan Juni

Tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu
tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu
tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu

1989
(Hujan Bulan Juni  – hal. 90)
http://bektipatria.wordpress.com/2011/06/11/hujan-bulan-juni-sebuah-tafsiran-singkat/

Hanya cukup Menyadari

Tak perlu lagi aku ungkap dihadapanmu perasaan ini..
Tak perlu aku sanjung lagi dirimu, dengan pujian-pujian ini...
Karena apapun yang aku lakukan akan menjadi kesia-siaan..

Kau hanya tahu aku mencintaimu,
tapi tak pernah tahu pengorbananku untukmu..
Percuma aku sanjung kau dengan pujian dari surga,,
Percuma aku korbankan waktu ini hanya untuk berjumpa dengamu..
 Percuma aku bertahan..
KALAU KAU TAK PERNAH MENYADARI dan MENGANGGAP KEBERADAANKU..

Rabu, 06 Juni 2012

Menunggumu

malam semakin larut, ditengah dinginnya angin yang merasuk tulang..
gemericik hujan menghiasi malam ini..
terdengar sayup-sayup lembut syair-syair cinta berkumandang,,
semuanya seolah merasakan yang aku rasakan..
Hari ini tak ada seorangpun yang tahu, dibalik larutnya malam..
aku masih menunggumu hadir..
walau hanya di dunia maya, meski 1 menit saja..
meski hanya untuk berkata hallo..

Rabby,
lewat rintikan hujan yang mengalir,, sampaikan kerinduan ini padanya..
uangkapkan risalah hati atas cinta ini untuknya..
agar dia tahu, hari ini, saat ini, bahkan detik ini..
aku masih ada disini, untuk kiki <3

Selasa, 05 Juni 2012

Disaat aku menangis, tak ada yang mendengar isakanku,,
Bahkan disaat aku menjerit tak ada yang mendengar,
Bukan karena suara ku yang tak terdengar dibalik hiruk-pikuk,
tapi karena mereka memang tak mau mendengar..

Aku sendiri, berjalan dipersimpangan,
Berdiri tegak tapi tergopoh-gopoh untuk sampai..
Aku terjatuh,, lalu bangkit.. terjatuh lagi.. dan terus bangkit..
Sampai aku benar-benar terjatuh.. jatuh .. kedasar yang paling dasar..

Saat itu aku hanya berharap ada yang datang membantuku untuk bangkit,
Tapi tak ada, Bukan karena mereka tak melihat keberadaanku,
Bukan karena mereka tak mendengar rintihanku..
Tapi karena mereka memang tak memperdulikanku lagi..

Ku tatap masa depan dengan penuh harapan..
Aku berdiri, dengan kaki yang tak sanggup untuk menopang,
Aku merintih dengan tangisan yang tak pernah hilang..
Dan aku menjerit dalam jeritan yang tak pernah terdengar..

Aku tahu ini salahku, perbuatanku, sikapku, semuanyaa.
Aku tahu konsep hidupku berbeda dengan mereka,
Aku harusnya tahu kebenaran, kebaikan, jiwa sosial memang telah padam!

Disaat aku terjatuh dan hampir dipenghujung hidup,
Mereka masih tak memperdulikan..
Aku sekarang, hanya diam,
Diam dibalik ramainya kota,
sekarang...
Aku hanya bisa diam dibalik gelapnya kebenaran..

My Friends









Senin, 04 Juni 2012

Cinta Yang Kandas

Tak perlu mereka jelaskan ! aku sudah paham !
Tak perlu mereka banyak bercakap, karena aku sudah tahu semuanya..
Aku tahu aku terlalu mendambakannya, aku tahu telah aku korbankan waktuku hanya untuknya..
dan aku tahu apa yang aku lakukan adalah kesia-siaan semata..
Tapi aku mohon jangan halangi cintaku untuk mekar dan bersemi untuknya..
Jangan halangi aku untuk menjadikan dia seseorang yang tak tergantikan..

Hari ini dia Kembali !
ada kebahagiaan menyusup hatiku, ada hal lain yang menguap begitu cepat dalam fikiranku, ada tangis.. ada tangisan yang tak bisa ku teteskan lewat mataku..
Aku tak pernah menunggumu menjawab semua yang aku rasakan..
Aku tak pernah memaksamu untuk memiliki hal yang sama sepertiku,,
Tapi..
Aku hanya ingin kau tahu, bahwa inilah keseriusanku untukmu,,

Kenyataannya.. Tak Pernah..
Musim semi itu tak pernah kembali..
Pelayaran itu tak pernah berakhir..
dan hati ini..!!
hati ini masih kosong karena mu..

Duhai pangeran masa kecilku,,
Pernahkah kau terka. apa yang ada dikelopak mataku?
Apa yang ada di raut wajahku?
Apa yang kau rasakan dari tingkah lakuku..
Semuanya..
Semuanya hanya mencerminkan perasaan ini kepadamu, 
Tidakkah kau menyadarinya?

Waktu saja enggan untuk menyapaku,
terlalu lama rasanya aku berdiri dipersimpangan ini,
Menunggu dirimu untuk singgah..
Tapi tak PERNAH..

kau pergi dan meninggalkanku lagi.
layaknya gadis jalang yang hina, dan tak ada guna..
Hari ini tiba-tiba ada rasa takut dalam hatiku yang menyelusup..
Aku takut, gelisah.. aku takut dengan masa depanku, aku gelisah karena keputusan dan pilihan hati yang mulaimembimbangkan komitmen dan prinsip hidupku..
Aku tak pernah pacaran, karena aku ingin menjalani semuanya dalam syariat dan ridho ALLAH, karena aku tahu kalau ALLAH tak suka bila aku pacaran, karena aku ingin mencintai RABB ku dan menyerahkan sepenuh hatiku ini untuk-Nya tidak untuk yang lain selainnya.
Tapi aku mulai ragu, dengan prinsip ini, bila aku tak mencoba terbuka pada lelaki lain selain cinta pertamaku, bila aku terus dengan prinsipku, apa aku bisa mendapatkan seseorang yang terbaik dan melindungiku, apa aku bisa menjalin komitmen bersama dengan pria yang mencintaiku, dan menerimaku apa adanya?
Sementara aku terus bertahan dan berjuang dengan prinsip dan aturan ALLAh, tapi disisi lain persaingan semakin ketat, dan menuntut perempuan lebih dari sebelumnya..
Ya ALLAH
Disaat hidup dan pilihan hidup menggoyahkan diri, Yakinkan aku akan janjimu, Yakinkan aku akan kebesaranmu, disaat mereka berkata tak mungkin atas suatu hal, maka yakinkan mereka akan indahnya rencanamu dalam hidupku..