Selasa, 05 Juni 2012

Disaat aku menangis, tak ada yang mendengar isakanku,,
Bahkan disaat aku menjerit tak ada yang mendengar,
Bukan karena suara ku yang tak terdengar dibalik hiruk-pikuk,
tapi karena mereka memang tak mau mendengar..

Aku sendiri, berjalan dipersimpangan,
Berdiri tegak tapi tergopoh-gopoh untuk sampai..
Aku terjatuh,, lalu bangkit.. terjatuh lagi.. dan terus bangkit..
Sampai aku benar-benar terjatuh.. jatuh .. kedasar yang paling dasar..

Saat itu aku hanya berharap ada yang datang membantuku untuk bangkit,
Tapi tak ada, Bukan karena mereka tak melihat keberadaanku,
Bukan karena mereka tak mendengar rintihanku..
Tapi karena mereka memang tak memperdulikanku lagi..

Ku tatap masa depan dengan penuh harapan..
Aku berdiri, dengan kaki yang tak sanggup untuk menopang,
Aku merintih dengan tangisan yang tak pernah hilang..
Dan aku menjerit dalam jeritan yang tak pernah terdengar..

Aku tahu ini salahku, perbuatanku, sikapku, semuanyaa.
Aku tahu konsep hidupku berbeda dengan mereka,
Aku harusnya tahu kebenaran, kebaikan, jiwa sosial memang telah padam!

Disaat aku terjatuh dan hampir dipenghujung hidup,
Mereka masih tak memperdulikan..
Aku sekarang, hanya diam,
Diam dibalik ramainya kota,
sekarang...
Aku hanya bisa diam dibalik gelapnya kebenaran..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar